Tetaplah Bergerak Wahai Para Penggerak Dakwah

Gelombang hijrah terus bergerak, awal gerakan penuh dengan tekad dan kekuatan, namun ingatlah kawan, bahwa perjuangan bukanlah apa yang kita mulai, namun energi besar justru dibutuhkan ketika kita akan menjaga agar roda perubahan ini terus berputar, dari detik ke detik, menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari, pekan ke pekan, bulan ke bulan, tahun ke tahun, zaman ke zaman hingga kita abadi di Jannah-Nya, Insya ALLOH.

Kawan, sebagaimana sejarah telah terukir, perjuangan tak pernah luput dari cobaan dalam meniti jalan berat ini, cobaan atas keistiqomahan, cobaan atas keikhlasan dan dan cobaan atas kesungguhan untuk mencapai tujuan akhir, Jannah.

Oleh karena itu saudaraku, kita sebagai saudara seiman, saling mengingatkan adalah kewajiban, saling nasihat menasihati adalah kebutuhaan, saling bahu membahu adalah wujud kecintaan, mau menerima masukan, nasihat dan bantuan adalah sebuah kelapangan.

Saudaraku, sebagaimana sebuah mesin motor penggerak, ada komponen-komponen yang saling berkaitan satu sama lain dan kesemuanya memiliki peranan yang sangat penting sesuai dengan kapasitas pembuatanya, demi berjalanya mesin tersebut sebaik mungkin, untuk menghasilkan daya dorong yang hebat, semua bergerak dengan kekuatan dan fungsi yang dimilikinya. Jika satu ketika dijumpai adanya kerusakan ataupun sekedar melemahnya kinerja dari salah satu komponen, maka itu adalah hal yang wajar… selama ada rutinitas service dan perawatan berkala, yang dilakukan untuk meremajai komponen-komponen tersebut sehingga selalu dapat berfungsi kembali sebagaimana mestinya.

Inilah kita,
Sebuah mesin..
Dengan motor penggerak yang memiliki komponen-komponen didalamnya sesuai dengan kemampuannya masing-masing dan fungsi yang telah dimiliki setiap komponen.

Sebuah gerakan.. Gerakan Dakwah..
Yang berdiri atas keinginan luhur agar dapat mengajak para pemuda kembali kepada ajaran agama-Nya, dengan pencapaian tertingginya adalah Ridha Allah Azza wa Jalla..

Insya Allah…
Kita semua akan berjalan dalam koridor ini bersama-sama hingga Allah Azza wa Jalla mempertemukan kembali di jannah-Nya.

Jangan pernah terputus apa yang terikat di rahim..
Insya Allah kita semua saling jaga silaturahim..
Dengan seragam perbedaan yang masih lazim, dan masih sesuai dengan apa yang dikatakan para mu’alim..

Saling mencintai karena Allah…
Ana uhibbukum fillah.

Rizky – Jubir Punkajian Bekasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *