Pendidik – Mari Belajar Mengajar

Pendidik, Pengajar, Guru, adalah sebuah profesi penuh dedikasi dan pengorbanan, karena profesi ini mengemban amanat dari Allah azza wa jalla untuk mengajarkan atau memberikan kelebihan berupa ilmu yang ia miliki, kepada orang lain yang belum mengetahui ilmu yang ia miliki.
  .
Ketulusan niat dan tujuan, hanya mengharapkan ridha Allah ta’ala azza wa jalla, Insya Allah manfaat dari ilmu tersebut akan lebih banyak dirasa dan lebih mudah dipahami oleh murid-murid sang pendidik. Ruhiyah dan kebersihan niat seorang pendidik akan sangat terasa dikala ia menyampaikan ilmu-ilmu yang ia miliki, meskipun dengan bahasa yang sederhana, tak rumit dan apa adanya, namun dengan izin Allah ta’Ala Azza wa Jalla akan menembuskan ilmu tersebut ke dalam akal dan hati orang-orang yang mendengarkan ilmu dari sang pendidik.
  .
Tanpa harap imbalan dari manusia, tanpa bayaran, dan tanpa pamrih, hanya amal jariyyah yang jadi idaman serta pahamnya murid tersebut sebagai harapan, maka dipastikan bahwa kategori seperti inilah yang biasa disebut “Pahlawan tanpa tanda jasa”. Allah ta’ala azza wa jalla yang menjamin penghidupan sang pendidik, dengan keikhlasan niat dan keringanan memberi ilmu, kehidupannya akan dijamin oleh Allah yang menjadi terpenting adalah barokah hingga ke Jannah.
  .
Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an bahwasanya keutamaan mengajar/mendidik atau menuntut ilmu Agama itu harus dilakukan dalam rangka syiar Islam yang harus tetap berjalan pada tiap-tiap kaum : “Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya” (9: 122)
  .
Melalui pendidik ilmu Agama ini akan tetap lestari, dengan izin dan hidayah dari Allah ta’ala azza wa jalla dengan hati dan lisan pendidik ilmu Agama ini akan terus bersemi hingga hari akhir, dan akan menjadi saran bagi penuntut ilmu untuk dapat menjaga diri dari siksa neraka, dengan pengetahuan dan semangat mempelajari Agama dan tentu belajar untuk mengajarkan.
  .
Menjadi pendidik dan melulu harus dalam sebuah kelas berposisi di depan dari pada penuntut ilmu, dengan pengetahuan yang terbatas, menyampaikan ilmu yang kita miliki secara personal kepada sahabat dan keluarga, dengan gaya bicara apa adanya, dengan kelambutan kata dan kelapangan dada serta tentu kelurusan niat untuk menggapai ridho Allah ta’Ala Azza wa jalla.
  .
Oleh karena itu, mari belajar mengajar!
Insya Allah.
Terima kasih guruku.
Semoga Allah Azza wa Jalla merahmati kita.
  .
Rizky – Punkajian Bekasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *